Minggu, 05 Sep 2010
You are here:

Sticky Social

Slide Menu

Joomla Slide Menu by DART Creations

Galery SIKAT

Sikat 113

Sikat 119

Anggota SIKAT online

Now online:
  • 1 guest
Latest members:
  • Dwi Bowo
  • SIKAT 204
Total members: 13

Login Form



didukung oleh :

Banner

NEWS UPDATE

NEWS UPDATE

Bau tidak sedap di sekitaran Rawa Sentul – GOR Tanaya PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Sikat-113   
Jumat, 23 April 2010 10:42

Bau tidak sedap di sekitaran Rawa Sentul – GOR Tanaya

Sudah 2 hari ini warga sekitar Rawa Sentul di kejutkan dengan bau tidak sedap yang sangat menyengat. Lokasi bau tersebut  tepatnya di lokasi dekat lapangan Bulu tangkis Tanaya.  Sumber bau tidak sedap itu hingga mencapai radius 50 meteran, bahkan ada beberapa warga yg memberitahukan kalau bau nya hingga ke Kakalia, Anoa dan sekitarnya.

Malam tadi beberapa petugas dari kepolisian meninjau lokasi . Dengan dibantu oleh beberapa warga untuk mencari sumber bau tersebut . Semak-semak jadi incarannya hingga membongkar Gorong-gorong, tetapi hingga pagi tadi belum diketemukan. Beberapa warga berpendapat kalau bau ini kemungkinan Bau “Mayat Manusia”, karena bau nya sangat menyengat.  Rencana nya pagi ini pencarian akan dilanjutkan kembali. Terlihat beberapa warga sudah siap dilokasi saat kru CikarangOnline.com berada di sana.

sumber : cikarangonline.com

 
EQSO Sikat.or.id PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 2
JelekBagus 
Ditulis oleh Sikat-113   
Rabu, 21 April 2010 12:45

 

Alhamdulillah, UjiCoba e-1025 atau e-Qso frekuensi SIKAT.or.id melalui Internet sudah terbentuk, silahkan Download Aplikasi Client E-Qso disini buka File tersebut dan jalankan di PC / Notebook anda  Isikan Nama Server : eqso.sikat.or.id dan Port : 500 jangan lupa isi Call Sign anda selamat berkomunikasi via Internet . saran dan kritik tolong sampaikan melalui emai Alamat E-mail ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya

 

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 21 April 2010 13:12
 
Sa'aduddin, Kesederhanaan Seorang Bupati PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Sikat-113   
Senin, 19 April 2010 16:59

Sa'aduddin, Kesederhanaan Seorang Bupati
Djoko Tjiptono - detikNews


SIKAT -  Kab.Bekasi - Djoko Tjiptono - detikNews Sederhana. Itulah prinsip utama Sa'aduddin. Orang nomor satu di Kabupaten Bekasi ini ke mana-mana kerap tampil seadanya. Kedua kakinya sangat jarang berbalut sepatu kulit mengkilat. Ditambah lagi, sikap cueknya terhadap aturan protokoler yang serba formil.

Banyak peristiwa unik dari sikap santai serta jauh dari protokoler yang dilakoni Sa'aduddin. Salah satunya ketika melakukan kunjungan kerja ke salah satu kecamatan. Dia diam-diam duduk di sebuah warung kopi tak jauh dari lokasi acara tujuannya. Dia tersenyum geli saat mendengar obrolan beberapa pengunjung warung kopi itu.

"Mereka bertanya-tanya, kok bupatinya nggak datang-datang ya," ungkap Sa'aduddin saat berbicara dengan detikcom, Kamis (15/4/2010).

Bapak dari 8 anak ini mengaku dirinya tidak anti protokoler yang serba resmi. Dia hanya ingin tidak terlalu formil saat bertemu warganya. Sebab dengan demikian, dia bisa mendengar dan melihat lebih dekat kondisi warganya.

"Kalau kita jauh, warga tentunya ya juga jauh. Ukuran sukses juga tidak dinilai dari harta atau jabatan, tapi bagaimana saya bisa siap melayani dan memberikan yang terbaik bagi warga masyarakat sepanjang jabatan saya ini," ujar Sa'aduddin.

Sejak memimpin Kabupaten Bekasi, penyandang gelar doktor ini telah melakukan berbagai terobosan. Untuk urusan pendidikan, dia menggratiskan biaya pendidikan mulai tingkat SD hingga SMP. Tunjangan bagi kesejahteraan para guru pun tak luput diberikan.
Layanan kesehatan masyarakat pun menjadi perhatiannya. Termasuk di antaranya mengupayakan peningkatan pelayanan rumah sakit di Kabupaten Bekasi dengan meningkatkan kelas plus ketersediaan peralatan.

Demikian pula dengan sektor ekonomi. Sa'adudin tengah gencar melakukan optimalisasi sumber penerimaan serta merevisi beberapa regulasi terkait retribusi daerah. Dia juga menggiring pihak swasta agar terlibat dalam proses pembangunan.

"Keterlibatan pihak swasta dalam pembangunan sangat strategis. Terlebih jumlah pengangguran terbuka di Kabupaten Bekasi mencapai lebih dari 143 ribu orang," tutur Sa'aduddin.

Diakui Sa'aduddin, menarik minat swasta untuk melakukan investasi di wilayahnya bukan perkara sepele. Sebab, para investor butuh kepastian hukum dan iklim yang kondusif. Terutama masalah birokrasi dan perizinan usaha yang berbelit-belit. Untuk itulah, Pemkab Bekasi berniat menerapkan pelayanan perizinan satu atap.

"Ke depan, layanan perizinan ini akan kita tingkatkan statusnya menjadi sebuah badan," terang Sa’duddin.

Di akhir cerita, Sa'aduddin mengaku mempunyai 3 doa utama yang selalu dilafalkan setiap hari. Pertama, dirinya selalu berdoa agar bisa menjalani hidup dengan ikhlas. Kedua, dia berdoa agar dirinya selalu istiqomah.

"Yang terakhir adalah bagaimana saya ini nanti dapat meninggal dalam kondisi beriman dan khusnul khotimah," ungkapnya.

(djo/nrl)

 
Warga Ancam Tutup Jalan Tambun, Kab. Bekasi, Jika tak Segera Diperbaiki PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Sikat-113   
Senin, 19 April 2010 09:52

BEKASI, (PRLM).-Warga perumahan Villa Bekasi Indah 1 dan 2, Desa Sumber Jaya, Tambun Selatan, bersama ratusan sopir angkot 16 B, mengancam melakukan aksi unjuk rasa dan menutup jalan jika Pemkab tidak segera memperbaiki jalan yang rusak parah sepanjang hampir 6 kilometer.

Tokoh masyarakat Villa Bekasi Indah 2 Maryono (40) kepada "PRLM", Kamis (15/4) mengatakan, warga dan sopir angkot siap melakukan aksi unjuk rasa menuntut perbaikan jalan penghubung antara Desa Sumber Jaya dengan Desa Jejalen, Tambun Utara yang sudah hancur selama dua tahun.

Sembilan perumahan yang terlintasi jalan rusak yakni, Perumahan Villa Bekasi Indah 1, Villa Bekasi Indah 2, Graha Prima, Taman Raya, Antara, Bekasi Elok, Brimob, Kintamani dan Villa Permata. Imbas dari kerusakan jalan yang tak pernah diperbaiki ini, pengendara sepeda motor kerap kali terjatuh terutama saat jalan rusak tersebut dipenuhi air hujan. Sementara sopir angkot mengeluh, mereka jadi lebih sering mengganti sparepart.

Menurut seorang warga lainya, Suryadi (35), Pemkab Bekasi pernah menjanjikan perbaikan akan dilakukan bulan Maret tahun lalu. Namun, sudah satu tahun dari janji tersebut, belum ada tindakan apa-apa.

Kepala Bidang Pengawasan Dinas Bina Marga dan Pekerjaan Umum Kab. Bekasi, Adang menuturkan, anggaran Bina Marga tahun ini mencapai Rp 183,8 miliar. Dari anggaran tersebut, untuk pembangunan jalan yang terakomodir sepanjang 90 km. "Kami minta warga bersabar karena ruas Jalan Tambun Utara dan Tambun Selatan tersebut sebagai salah satu prioritas perbaikan jalan tahun ini. Tinggal tunggu saja pelaksanaanya," katanya. (A-186/das)***

Sumber:

http://www.pikiran-rakyat.com/node/111278

 
Ditemukan mayat PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Sikat-113   
Senin, 12 April 2010 22:44

Bekasi - Ditemukan mayat tak dikenal didekat gedung pemasaran Perumahan Villa Mutiara Cikarang, Mayat ditemukan oleh seorang pemulung yang menempati gedung dimana ditemukan mayat tak dikenal tersebut. berita dari SIKAT 102

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 13 April 2010 08:48
 
« MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir »