Selasa, 07 Sep 2010
You are here:

Sticky Social

Slide Menu

Joomla Slide Menu by DART Creations

Galery SIKAT

Sikat 113

Sikat 119

Anggota SIKAT online

Now online:
  • 1 guest
Latest members:
  • Dwi Bowo
  • SIKAT 204
Total members: 13

didukung oleh :

Banner
Ny. Natiwin Luka Parah Dianiaya Perampok PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
Ditulis oleh En   
Senin, 18 Januari 2010 21:09

BEKASI (Pos Kota) – Seorang ibu rumahtangga pingsan dianiaya perampok yang masuk ke rumahnya di Blok B 3 No 2, Perumahan Duta Indah, Jati Makmur, Pondok Gede, Bekasi, Senin(18/1) siang.

Ny Natiwin,42, yang menderita luka parah di kepala depan akibat dibenturkan ke tembok dalam perawatan RS Mas Mitra, Jati Makmur, Penjahat tunggal itu hanya membawa 2 HP korban. Kasusnya kini ditangani Polsek Pondok Gede.

Menurut H Ansori,59, warga setempat ketika ia usai salat keluar dari masjid melihat sosok tubuh yang dikiranya tubuh binatang menggelepar-gelepar di jalan seperti tertabrak mobil. Ternyata begitu didekati, sosok wanita tetangganya yang menderita luka parah di kepala berlumuran darah lalu pingsan.

Lalu, Pak Ismoko, teman H Ansori dan beberapa warga lainnya menolong membawa korban ke rumah sakit. Petugas Polsek Pondok Gede maupun Polres Metro Bekasi menerima laporan warga segera datang ke lokasi. Kamar mandi rumah korban dipenuhi darah diperiksa petugas dan beberapa saksi mata di lokasi dimintai keterangan.

“Potongan daging di dapur saja masih berantakan,” papar H Ansori, memperkirakan korban saat itu akan memasak.

Sementara itu Ny Natiwi, yang dimintai keterangan petugas dengan kata terbata-bata mengatakan, saat ia sedang di dapur hendak memasak, tiba-tiba dicekik seseorang dari belakang. Lelaki itu menanyakan berapa orang di rumah ini. Saat itu Ny Natiwi seorang diri.

Sementara suaminya Heri Susanto, 45, sedang menunggu toko onderdil mobil di Atrium, Senen, sedangkan dua anak korban Fani,17, dan Fina,15, sedang sekolah.

Lelaki yang mengenakan kemeja merah ini kemudian menyeret ibu rumahtangga ini ke kamar mandi dan membentur benturkan kepala korban ke dinding tembok hingga darah mengucur. Usai menganiaya, penjahat ini kabur membawa 2 handphone korban.

Keterangan lainnya, lelaki itu dendam lantaran bagian belakang mobil korban saat parkir menonjol keluar pagar. Diduga pelakunya dikenal korban. Sebab saat korban siuman sempat bertutur baju merah jahat… baju merah jahat. (yanto/dms)

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 18 Januari 2010 21:15